Pages - Menu

Jumat, 16 Maret 2012

SAYA DUKUNG #indonesiatanpaJIL, ANDA???

Geram banget dengan kiprah JIL di dunia maya yg menyudutkan Islam. "makin asik tanpa JIL" demikian pernyataan salah satu film yg dibuat oleh para sineas muda yang nggak mau dibilang sok suci tapi menentang pemikiran JIL, slh satunya adalah Fauzi Baadila. Seorang bintang sekaligus pekerja belakang layarnya. beliau dengan gagah berani mengatakan bahwa beliau menentang pemikiran JIL yang sok intelek namun nol dari segi akal.






kita menyambut gerakan yang dinamakan "#indonesiatanpaJIL" ini. aksi ini merupakan aksi tandingan gerakan "indonesia tanpa FPI" yang dilakukan oleh 40 orang yang terdiri dari para lesbi, feminis, para petinggi JIL pastinya, dan para pelaku porno lainnya pada tanggal 14 Februari 2012 yang merasa dizolimi oleh para aktivis Islam terutamanya mereka membidik FPI sebagai biang dari kekacauan yang mengakibatkan terkungkungnya kebebasan mereka dalam melakukan kebebasan dalam berporno alias bermaksiat... nampaknya kemudian gerakan "indonesia tanpa FPI" kerap disertai dengan aksi-aksi menghina ajaran-ajaran Islam di segala media seperti facebook, twitter, dan youtube yg menyulut api kebangkitan ummat Islam. didalamnya mengandung penyataan-pernyataan yg sangat tidak enak untuk dikonsumsi. atas nama HAM, aktivis JI berani mengatakan bahwa ciuman dengan pacar tiidak membatalkan puasa, halal berciuman dengan non mahrom, dan Islam adalah agama oplosan. sungguh pernyataan yg jelas-jelas untuk melegalkan keinginan hawa nafsu mereka yang tentunya mampu kita baca sudah dibawah pengaruh setan. masih banyak lagi pernyataan bodoh dan tolol mereka yang mereka tebar diberbagai media. yang kita khawatirkan adalah anak muda yg mengimani pernyataan tersebut kemudian merasa tanpa dosa melakukan perbuatan yang sudah jelas2 bermaksiat ini. kita mungkin tidak begitu terlalu khawatir jika negara kita memakai aturan yang terpuji berdasarkan Islam karena semua hal-hal liberal ini kemudian akan disterilkan, namun faktanya adalah negara kita memakai aturan yang dilandaskan oleh sekularisme yang mengedepankan hawa nafsu yang buta.  generasi yang terlahir adalah generasi tidak peduli bangsa.

maka atas dasar kesadaran penuh dan akal yang jernih hadirlah aksi #indonesiatanpaJIL ini dengan massa hingga ratusan orang terdiri dari berbagai ormas Islam dan massa external lainnya dari berbagai kalangan mengutuk pemikiran dan kiprah JIL. Hal yang mengejutkannya adalah ketika anak2 muda kreatif yang bergelut dengan media dan lingkungan metro dengan tanpangnya yang metro dan cuek kemudian bersatu membela aqidah. mereka marah ketika ajaran Islam diobok2 oleh Jaringan Iblis ini.

kita tentu tidak ingin hal ini berlanjut. kita tidak mungkin terus-terusan hidup dalam sistem yang mengagung-agungkan Riba dan Zina, dimana kedua hal tsb adalah sumber utama kehancuran sebuah peradaban manusia.  

YA...
saatnya Dunia tanpa sekularisme!!

hanya satu kata:

KHILAFAH !!!!




Rabu, 08 Februari 2012

Bagaimana Membentuk Kepribadian Islam


Bagaimana Membentuk Kepribadian Islam

Oleh: Rusydatun Nasiroh

Mukaddimah
hayatulislam.net – Ketika membahas kepribadian, sering kali dihubungkan dengan penampilan fisik seseorang, seperti bagaimana cara berjalan seseorang, bagaimana gaya dia dalam berpakaian, bagaimana cara makan. Dan bahkan di Indonesia sedang marak diadakan sekolah-sekolah kepribadian seperti sekolah kepribadian ‘John Robert Power’. Jadi sering kali apabila orang yang menggunakan pakaian bagus, mahal dan elegant, itulah orang yang berkepribadian tinggi, meskipun dia jauh dari ketaqwaan terhadap Allah. Dan sebaliknya orang yang pakainnya biasa saja, bahkan bisa dikatakan kumuh, namun masjid merupakan rumah utama dia, dan Allahlah menjadi pelindungnya, dia disebut orang yang kepribadian rendah, bahkan bisa disebut orang yang tidak berkepribadian.

Setiap manusia memiliki dua hal yang nampak pada dirinya yang pertama, berkaitan dengan penampilan fisiknya, seperti bentuk tubuh, wajah dan pakaian. Kedua, berkaitan dengan aktivitas dan gerak-gerik manusia. Bagian manakah yang menentukan kepribadian seseorang, sehingga bisa disebut orang yang mempunyai kepribadian luhur atau orang yang memiliki kepribadian binatang. Apakah penampilannya seperti pendapat orang kebanyakan saat ini? atau apakah aktivitasnya?

Kepribadian Islam

Kalau kita perhatikan lebih jeli tentang apa yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya adalah perbuatannya. Kita sering kali mengidentikan sifat seseorang dengan perbuatannya. Misalkan kita sering menyebut Pak Ahmad yang dermawan, Pak Cholil yang pemarah, bahkan dijaman Rosulullah SAW dan sahabat sering kali orang dipanggil sesuai dengan perbuatannya misalkan Musailamah al Khazab. Jarang sekali kita mengidentikkan seseorang dengan penampilan fisiknya, karena yang paling menonjol dari seseorang itu memanglah perbuatannya. Dan perbuatan inilah yang membedakan antara mansia yang satu dengan manusia yang lainnya. Kumpulan dari perbuatan yang merupakan gambaran dari tingkah laku (suluk) itulah yang menentukan tinggi rendahnya kepribadian seseorang. Sedangkan tingkah laku (suluk) seseorang sangat ditentukan oleh mafhumnya, sehingga tingkah laku itu pastinya tidak akan pernah terpisah dengan mafhum seseorang. Misalkan seseorang yang mempunyai pemahaman bahwasannya Jihad itu wajib maka meskipun dia diancam atau diberi imbalan yang sangat besar agar meninggalkan Jihad ketika ada panggilan untuk berjihad, maka secara tegas dan teguh dia akan menolak untuk meninggalkannya, apalagi dia tahu bagaimana besar pahala orang yang berjihad dijalan Allah.

Senin, 06 Februari 2012

Analisis Pergerakan Islam Pascakekhilafahan Utsmaniyah


Analisis Pergerakan Islam Pascakekhilafahan Utsmaniyah


Islam tidak akan dapat diterapkan secara paripurna kecuali dengan media khilafah. Penerapan syariah adalah suatu kewajiban dan hal itu tidak akan dapat dicapai kecuali dengan media khilafah, maka pengadaan khilafah itu menjadi wajib. Demikian kaidah ushuliyah yang berbunyi, "Sebuah kewajiban yang tidak bisa terwujud kecuali dengan sesuatu, maka sesuatu itu adalah wajib."


Keadaan umat menjadi tidak menentu, bahkan tidak berarti di mata blok kafir manakala tidak mempunyai institusi khilafah yang dapat melindungi kepentingan umat. Pada saat blok kafir (baca: Inggris dan sekutunya) di awal abad ke-19 tidak berhasil menanam Israel di Palestina, karena khilafah Abdul Hamid secara tegas menolak sejengkal tanah pun diserahkan kepada Israel, mereka merekayasa menjatuhkan khilafah Utsmaniyah dengan menanam Musthafa Kemal dan berhasil menyingkirkan institusi khilafah tahun 1924. Sejak saat itu, perjuangan umat berubah menjadi kelompok-kelompok dan jamaah-jamaah. Masing-masing berusaha untuk mengembalikan khilafah yang hilang itu dengan menempuh berbagai jalan. Ada yang menggunakan jalan politik, pendidikan, ekonomi, dan juga dengan kekuatan militer. Semua itu belum menunjukkan keberhasilannya, sementara jalan Allah untuk memberikan khilafah itu sebagai suatu kepastian. Maka, apa kesalahan yang terjadi? Kita perlu menelusuri dan mencari solusinya. Makalah di bawah ini sebagai upaya kecil untuk mengungkap masalah besar ini. 


Aktivitas Politik Partai Islam


Aktivitas Politik Partai Islam

Oleh: Farid Wadjdi
Publikasi 22/07/2004

hayatulislam.net - Hubungan antar politik dan Islam sering kali disalahartikan dikalangan kaum muslim. Hal ini tidak lain terjadi akibat semakin tercerabutnya kaum muslim dari pandangan hidup (mabda) Islam yang seharusnya dia pegang teguh. Kondisi ini diperparah dengan serangan budaya dan pemikiran Barat, yang kemudian membentuk pandangan muslim terhadap politik. Kemudian muncul paling tidak tiga pandangan tentang Islam dan politik. Pertama, menolak sama sekali, dengan alasan Islam memang tidak mengatur masalah politik; kedua, menerima bahwa Islam mengatur politik, namun hanya pada tingkat nilai dan substansi, bukan amalan praktis; dan yang ketiga menyatakan dengan tegas bahwa Islam mengatur masalah politik baik dari segi asas (fikrah) sampai turunan yang praktis (thariqah).


Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers