Pages - Menu

Kamis, 16 Juni 2022

Diingatkan Kembali ke Zaman Sebelum Hijrah dan Kontemplasi Zaman Now


Buka² dokumen untuk pembelajaran homeschool si bungsu. Eh, ternyata masih ada tersisa bukti otentik hasil berburu di jaman doeloe. Aneka Yess doonk, jaman kapan itu yak.. πŸ˜…

Berburu pernak-pernik mulai dari kaset, CD, poster, stiker.

Jejak masa muda yang #PernahTenggelam saat belum tersentuh dakwah. Hingga akhirnya, ketemu majalah permata, majalah ummi, majalah hidayatullah, buletin² remaja muslim, tulisan²nya Kang O. Sholihin, dsb.

Bertambah level diajakin ke kajian² Islam sama orang-orang baik, masyaAllah... hingga akhirnya tumbuh kesadaran, lalu hijrah, kemudian ikut ngajakin sodara lainnya buat hijrah bareng.

Karena ternyata keindahan yang disuguhkan oleh sistem sekuler saat ini, banyak hal-hal yang palsu dan bertentangan dengan islam, akan mengeraskan hati kita dalam menerima kebenaran, terlebih lagi liberalisme yg meralutkan kita ke dalam definisi kebahagiaan yang keliru.

Kita akui, saat ini arus pemikiran liberalisme yang mencekoki generasi termasuk remaja levelnya jauh lebih tinggi, unsur² liberalismenya mengerikan. Banyak pesan berbau l9bt yang di sampaikan lewat para idola, apalagi idola oppa² korea. Ngeship/ ngejodoh²in idolanya yang sesama jenis, yang sekilasnya cute padahal sedang menginstal orang / anak² kita untuk menerima hingga terbiasa dgn perilaku yang demikian. Kalau sudah begitu, peluang untuk melakukan hal yang sama juga lebih besar.

Ironisnya, ummat juga selalu ditakut²i masalah  radikalisme, intoleransi, dll (islamophobia). Sehingga orang lebih memilih menjadi moderat yang menjauhkan muslim dari aqidahnya, ketimbang mengamini Islam kaffah. Padahal, hal tersebut pasti akan dimintai pertanggungjawabannya. Terlebih lagi dampaknya bagi ketahanan keluarga yang sangat besar. 

Inilah PR besar bagi kita semua. Bahwa kita semua memiliki kewajiban untuk beramar ma'ruf nahi munkar dan memperjuangkan Islam Kaffah, agar kewajiban hijrahpun bisa terselenggara dengan baik, sehingga negeri ini menjadi negeri yang aman sentosa dan sejahtera. Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofuur. 

Kamis, 12 Mei 2022

Menggempur Serangan Setan dengan Ketaatan


Apa itu setan ?!. 

Diungkapkan oleh Abu Ubaidah ra., setan Adalah sebutan untuk setiap makhluk yang berperilaku buruk, kejam, dan sewenang-wenang dari bangsa jin, manusia, maupun binatang. Sedangkan Imam Ath-Thabari ra mengatakan bahwa setan adalah setiap makhluk yanh membangkang dari kalangan jin, manusia, binatang, dan segala sesuatu. (QS. Al An'am: 112)

Adapun dalam al Qur'an, Allah banyak memperingatkan kita akan bahayanya, iblis beserta bala tentaranya. Mereka akan terus menerus berupaya memperdaya manusia guna menyimpangkan dan menyesatkannya, merusak tatanan kehidupannya, dan mengeluarkannya dari kemuliaan dan ketaatan menuju kehinaan dan kemaksiatan. Berjalan dalam rombongan orang-orang yang diperbudak hawa nafsu dan syahwat. 

Maka, hanya dengan keimanan dan ketaatan kita bisa melawan gempuran setan di sepanjang hidup kita. 

Senin, 01 November 2021

Kau dan Aku Sama-Sama Berusaha πŸ₯°

Sering ada keluhan beberapa ibu saat berbicara kepada saya tentang kesusahan mengajarkan anaknya hafalan Quran. Yang paling sering adalah "bagusji anak ta um, mauki diajar. Saya anakku ndak mauki diajar. Kalau diajak menghafal susahnya, banyak alasannya", dll.

Hmmm, sayapun mengalami hal yang sama, bu. Jangan dilihat hasilnya, namun tengoklah prosesnya. Seakan-akan anak saya baru lahir langsung sami'na wa atho'na, hehee.

Saya juga sedang berusaha. Masih banyak kekurangan. Mencari ilmu pada siapapun karena sadar diri seorang faqir. Tiap kali mendengarkan nasehat, selalu ketampar, alarm diri banyak "PR" yang belum dikerjakan.

Jadi kalau ada yang ingin membandingkan anak seperti pernyataan diatas tersebut, saya hanya bisa bilang "untuk meraih kemuliaan memang butuh pengorbanan. Mari muhasabah, Mari berbenah, mari memulai, mari saling mengingatkan untuk selalu istiqomah".. 😊




Selasa, 22 Juni 2021

We Love Nussa Rara πŸ€©πŸ’œ


Makan jangan asal makan....
Perut buncit langsung kenyang...
Makan pakai aturan..
yang nabi ajarkan...

Makan jangan asal makan...
Perut buncit langsung kenyang...
Raihlah keberkahan dalam se..tiap makan....

Let’s Go Let’s Go.....
Let’s Go Let’s Go Let’s Go...

Reff :
Cuci bersih tanganmu...
Ucapkanlah bismillah....
Gunakan tangan kananmu...
Biasakan tak berdiri...

Jangan tiup yang panas...
Lebih baik dikipas....
Gunakan tangan kananmu...
Biasakan tak berdiri...

Jangan tiup yang panas
Lebih baik dikipas,,,
Minum dalam tiga tegukan....
Satu.. Dua... Tiga....
Ayo nyanyi bareng sekali lagi Guys..
Makan jangan asal makan....
Perut buncit langsung kenyang...
Makan pakai aturan..
yang nabi ajarkan...


Demikian sebagian lirik Nussa Rara yang ceria, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, yang paling utama adalah sarat akan pesan edukasi Islam yang sangat dibutuhkan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Meski, sekalipun kartun, Film Nussa Rara juga mengedukasi bukan kalangan anak-anak saja, tapi berbagai kalangan usia, seperti remaja, juga orang dewasa. Subscriber youtube nussa official saja mencapai 7,89 juta, ditonton oleh jutaan viewers, meski sudah tidak lagi memproduksi karya. Ini membuktikan bahwa kebutuhan umat akan film berkualitas seperti Nussa dan Rara sangat dibutuhkan. 

Gak mau ketΓ¬nggalan donk, saya juga punya testimoni nih πŸ€—
"Film Nussa Rara adalah salah satu Instrument yang sering saya gunakan untuk memahamkan anak-anak bagaimana seharusnya cara hidup seorang muslim dan muslimah. Sosok mereka berdua juga teman-teman mereka santun dan ramah dalam berkomunikasi. Bahkan sebagai seorang ibu, sayapun banyak belajar pada sosok ibu mereka. Wah pokoknya animasinya keren, ide ceritanya terkonsep baik, simple, sarat ibroh dan hikmah. Benar-benar tontonan keluarga yang T.O.P dan rekomendid Buanget !"

πŸ€—Kalau kamu pasti punya testimoni juga, kan?. Share di kolom komentar yuk ?!😍😍😍



MasyaAllah, Kebutuhan terhadap konten-konten mendidik dan Islami dikehidupan milenial seperri saat ini memang tidak bisa terelakkan lagi. Ditengah arus Liberalisme yang serba bebas, yang kerap kali tanpa aturan, dan pastinya berefek negatif pada pendidikan ummat, seperti konten prank yang bertabur dimana-mana, Game online yang merusak hingga membuat  candu, aplikasi joget-joget yang mengikis rasa malu dan izzah. Semua itu telah banyak menyita materi, waktu, energi, sehingga waktu yang seharusnya dimanfaatkan untuk sesuatu yang produktif pun habis sia-sia. Membuang banyak momen. Ditambah lagi ada banyak potensi yang tidak terasah. Sedih gak sih ?!. Maka, tayangan edukatif nan Islami sangat diharapkan. Meski sayang, perjuangan tersebut harus menemui banyak serangan dari kaum tertentu yang tak lain adalah kaum Liberal.

Serangan JIL terhadap Nussa Rara

Film Nussa bikin bangga Indonesia setelah dipilih ditayangkan dalam Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN). Meski di negeri sendiri jadi heboh. (Detikhot.com, 21 Juni 2021)


Hmm, Kaum nyinyirun liberal emang gitu kali ya kalau pas kantongnya bolong. Mencari pembenaran dengan mempermalukan diri sendiri. Well, anjing menggonggong kafilah berlalu. Semakin tinggi pohon bakalan semakin besar pula serangan badai yang mengantam. Jika lebih besar rasa benci, maka kebencian itu kerap mengalahkan akal sehatnya. Namun, kadang cinta dan benci itu beda tipis. Dikit² ingat si dia, udah diputusin, masih aja belum bisa move on, xixixi. Keciaaan deh loh.

Lagian, kenapaa ya orang-orang ini gak sibukin yang lain yang malah merusak generasi macam: demam K-POP, pornografi pornoaksi, dll. Atau malah mereka adalah bagian dari pendukung ?! Na'udzubillah 😩😩😩

Duh, Islamophobia melanda kaum muslimin akibat jauh dari aqidahnya dan framing jahat kaum kafir. Konspirasi mereka berhasil mencitraburukkan kaum muslimin serta ajarannya. Tak tanggung² pihak musuh ini menggunakan dana yang tak sedikit. Adalah proyek war on terrorism and Radicalism gencar dilakukan dinegeri-negeri muslim untuk membendung syu'ur/ perasaan Islam juga pemikirannya kembali membangkitkan kekuatan kaum muslimin, termasuk ingin menghapus identitas kaum muslimin melalui 3F: FOOD, FUN, and FASHION. Karena jika bangkit, maka Islam akan menghapus penjajahan dari muka bumi ini. Weleeeeh, jahat beud gak sih?!.

Sikap seorang muslim.

Sebagai seorang muslim kita wajib bersikap tegas nih. Sebab serangan pemikiran (ghawzuk fikr) memang sesuatu yang tidak terelakkan. Ketika kebathilan merajalela, maka harus ada amar ma'ruf nahi mungkar disana. Dakwah Islam yang memuliakan. Mengeluarkan manusia dari kebodohan menuju cahaya yang terang. Maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim untuk melakukan perintah tersebut.

Kata Buya Hamka: 



Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers