Pages - Menu

Sabtu, 29 Mei 2021

perjuangan menuju Hafidz

Berbicara perjuangan menjadikannya hafidz-hafidzah berikut polanya memang bukan sesuatu yang mudah. Butuh keseriusan, konsistensi, komitmen tinggi, dan telaten. Ingat seorang sahabat yang pernah mengatakan kepada saya beberapa tahun lalu seperti ini: "anak-anak itu, kalau ibunya lemah, anaknya juga ikutan lemah". Hmm, kalau ingat pesan berharga ini, jadi ada tambahan energi buat mengumpulkan kekuatan daging dan tulang lagi, hehe.
.
.
Belajar dari para orang tua pencetak generasi qurani, rasanya saya masih belum setangguh mereka. Masih banyak lengah dan komporominya. Namun satu hal, harus tetap berusaha dan jangan pernah menyerah.
.
.
Dapat bully-an itu hal biasa. Saya kira orang yang menerapkan pola seperti saya sudah lumrah mendapatkan hal seperti itu.

"Bu, anaknya dibiarkan bermain diluar, bersosialisasi."
"Bu, anaknya jangan dikurung."
Bahkan...
"Bu, anaknya dipenjara ya ?!".
.
.
Yah, emak-emak macam saya hanya bisa tarik napas dan cukup disenyumin ajah, gak usah berpanjang-panjang, Allaah Maha Tahu. Saya pikir cara menjelaskan yg paling baik adalah melalui karya, insyaAllah akan ngerti juga dari situ. Intinya berusaha mengolah semuanya menjadi motivasi.
.
.
Pola penghafal memang berbeda. Kalau gak diatur dengan baik, hafalan yang sudah susah payah di copas ke otak tersebut melayang satu persatu. Jadi, penghafal Quran berarti sedari awal menerapkan pola yang baik. Krn dengan itu anak terbiasa dengan kapan ia harus murojaah, kapan ia harus menambah hafalan, kapan ia harus bermain, jalan keluar, makan, istirahat, nonton/membaca konten bergizi, dst.
.
.
Tantangannya banyak. Sebagaimana seorang hamba gak mungkin masuk surganya Allah, maka akan diuji dulu. Tapi insyaAllah, akan indah pada saatnya. Berakit-rakit kita kehulu, berenang kita ketepian. Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.
.
.
Semoga Allah mudahkan segala ikhtiyar kita, mengabulkan doa-doa kita, menjauhkan kita dari bahaya dan kemaksiatan, menjadikan kita manusia yang bermanfaat bagi orang lain, menjadi kekasihNya dan RasulNya, dan kelas berkumpul bersama di JannahNya, aamiin Yaa Robbal 'alamiin.. 🤲🤲🤲
.
.
Ummi, 25 Mei 2021


Selasa, 27 April 2021

Rabu, 03 Februari 2021

Tidak Boleh Hasad


*TIDAK BOLEH HASAD*

*Rasulullah saw.* bersabda:
*لا حسد إلا في اثنتين: رجل آتاه الله القرآن، فهو يقوم به آناء الليل وآناء النهار، ورجل آتاه الله مالا فهو ينفقه آناء الليل وآناء النهار*
_Tidak boleh ada hasad (rasa iri) kecuali kepada dua orang yaitu: (1) orang yang Allah beri al-Quran, lalu ia mengamalkan al-Quran itu  siang-malam; (2) orang yang Allah beri harta, lalu ia menginfakkan hartanya siang-malam_ *(HR Muslim).*

*_Pesan Moral:_*
_Maksud "iri" dalam hadis di atas tentu iri yang positif, yakni yang mendorong kita untuk sungguh-sungguh bisa "menyaingi" para pengamal al-Quran dan orang-orang yang menginfakkan harta mereka siang-malam._

*Arief B. Iskandar*
*_(Khadim Ma'had Wakaf Darun Nahdhah al-Islamiyah Bogor.)_*

Kamis, 14 Januari 2021

Anda Bagi Kami, Ya Syeikh.. 😭😭😭


Kami berduka, ya Syeikh..
Bulir-bulir air mata kami berjatuhan
Mengalir membasahi tanah air
Kau yang kami sayangi dan kau yang menyayangi kami telah mencapai batas waktu dunia yang fana.

Kami kaget, ya Syeikh..
Pikir kami, kami masih ingin mendengar seruanmu
Menimba tsaqofah dari keluasan ilmumu
Duduk menikmati semuanya
Namun, Allah memang benar-benar menyayangimu

Kami iri, ya Syeikh..
Disaat kau telah kembali duluan
Kau meninggalkan begitu banyak jejak berharga
Jejak yang akan menjadi investasi setelah kematianmu
Kamipun bercermin, apa yang akan kami bawa ?!

Kami hormat, ya Syeikh..
Anda yang meninggalkan tanah arob dan tinggal di negeri kami
Anda yang berdedikasi bagi hijrahnya umat ini
Anda yang banyak menyerukan perubahan
Anda yang didzolimi dinegeri ini 
Yang mencintai negeri ini

Kami kehilangan, ya Syeikh
Semoga suatu saat kami bisa bertemu denganmu, di JannahNya, aamiin yaa Rabbal 'alamiin.. 🤲😭

Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers