Pages - Menu

Jumat, 18 November 2011

mericuh kesedihan, ia tak datang hari ini...

pagi-pagi ia bangun. dengan semangat jihad, diraihnya selebaran tentang penolakan Obama yang ditruhnya di atas keranjang pinggir ranjangnya. sekilas ia baca Al Islam yang berada ditumpukkan artikel-artikel tadi. "ya, sudah terbayang apa yang kan ku katakan sebentar.. pasti tentan kebusukan kebebasan yang tidak berpihak pada Islam". subhanallah, ia berdoa dalam sholatnya... semoga sang target datang ke masjid hari ini, mengerti, dan memahami apa yg ia katakan mengenai Islam.

jam 7, ia ke masjid raya tengah kota. masjidnya begitu megah.. subhanallah. namun, masjid sebesar dan sestrategis itu, sangat miskin dengan jama'ah. dimanakah fungsi masjid sebagai pusat kegiatan Islam itu diaplikasikan di masjid semegah ini?. hatinya sedih.

duduk dan menunggu. diautak-atiknya materi yang ada di laptopnya. meskipun tidak fit, serasa lelah.. materi itu masih enak untuk dilahap. semangat menunggu tak pudar jua.

sudah pukul setengah sembilan pagi, aqadnya jam 8. ia belum datang juga. ia hanya bisa bersabar dan berdoa "semoga pertemuan depan ia dalam keadaan sehat wa'afiat dan bisa mendengar sesuatu yang penting dalam hidupnya ini". perasaan sayangnya teramat dalam pada sang target.

selama napas ini masih bisa ku rengkuh... dakwah ini masih akan terus bernapas dalam jiwaku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers